Senin, 29 Juli 2013
KEUTAMAAN-KEUTAMAAN BULAN DAN PUASA RAMADHAN
judul Kitab : RISALATUS SHIYAM fii bayani anwa’isshoumi wa ahkamiha ‘ala madzhabi al imami as syafi’i r.a
(menjelaskan macam2 puasa dan hukumnya menurut madzhab imam syafi'i)
karya : KH. AHMAD IBN ASMUNI
PP. HIDAYATUT THULAB
PETUK SEMEN PO BOX 03 KEDIRI JAWA TIMUR
Dari Nabi s.a.w : “barang siapa yang bergembira dengan datangnya bulan Ramadhan, maka Allah akan mengharamkan jasadnya atas neraka-neraka”
dari Ibn Abbas r.a sesungguhnya dia berkata yang artinya : “aku mendengar Rasulullah s.a.w bersabda : “andaikan umatku tahu apa yang ada dalam Ramadhan, pasti ia akan menginginkan jika sepanjang tahun semuanya bulan Ramadhan.” Karena seluruh kebaikan dikumpulkan. Ketaatan diterima. Doa-doa dikabulkan. Dosa-dosa diampuni. Dan syurga dipersiapkan untuk mereka. (Zubdatul Wa’idhin)
Dalam suatu khabar yang artinya “ketika hilal Ramadhan muncul, Arsy, Kursiy, para Malaikat, dan yang ada dibawahnya berteriak : “keberuntungan bagi umat Muhammad a.s.w. dengan karomah/kemuliaan bagi mereka di sisi Allah Ta’ala”. Matahari, rembulan, bintang-bintang, burung-burung di angkasa ikan ikan di laut, dan setiap yang mempunyai ruh di muka bumi di waktu siang dan malam memintakan ampun bagi mereka (umat Muhammad a.s.w), kecuali syaithan alaihim la’nah. Dan ketika mereka berada di pagi hari, Allah tidak meninggalkan salah satu dari mereka kecuali ampunan baginya. Dan Allah berfirman kepada Malaikat : “jadikanlah shalawat dan tasbihmu di bulan Ramadhan untuk umat Muhammad alaihissholatu wassalam.”
Diriwayatkan dari Nabi Alaihissholatu wassalam sesungguhnya beliau bersabda : “ketika sampai awal malam Ramadhan, syetan-syetan dibelenggu dan Jin (kafir) dirantai, pintu neraka ditutup, dan tidak dibuka satupun pintunya. Pintu syurga-syurga dibuka, dan tiada ditutup satu pun pintunya, dan Allah Ta’ala berfirman tiga kali setiap malam di bulan Ramadhan : “ adakah orang yang meminta? maka akan Aku penuhi permintaannya, adakah orang yang bertaubat? Maka akan Aku terima taubatnya, adakah orang yang meminta ampun? Akan aku ampuni dia, dan Allah memerdekakan 1.000.000 budak dari neraka yang semestinya menerima siksa. Dan ketika tiba hari Jum’ah, Allah memerdekakan 1.000.000 budak setiap jamnya. Dan apabila di lain hari bulan Ramadhan, Allah memerdekakan budak-budak di awal bulan saja (Zubdatul Wa’idhin)
diceritakan ada seorang laki-laki bernama Muhammad yang tidak pernah sholat sama sekali. Dan ketika bulan Ramadhan tiba, ia mempersiapkan dirinya dengan pakaian dan wangi-wangian. Kemudian sholat dan mengqodho’i ketelatannya. Dan ditanyakan kepadanya : “mengapa engkau melakukan seperti ini? Dia menjawab: “ini adalah bulan taubat, rahmat, dan barokah. Semoga Allah memperbolehkan fadhilahNya untukku, suatu ketika ia meninggal. Dan ia dimimpikan : dikatakan kepadanya : apa yang diperbuat Allah kepadamu? Dia menjawab : Allah telah mengampuniku karena hormat ta’dzimku pada Ramadhan.
Dari Anas bin Malik r.a. dari Nabi s.a.w. bahwa beliau bersabda yang artinya : “Barang siapa menghadiri majelis ilmu di bulan Ramadhan, Allah akan mencatat setiap langkahnya bagai ibadah setahun, dan ia akan bersamaku di bawah Arsy. Dan barang siapa mengekalkan shalat berjama’ah di bulan Ramadhan, maka Allah akan memberinya pada setiap raka’at, satu kota yang bersinar dari ni’mat Allah Ta’ala. Barang siapa berbuat baik kepada orang tuanya di bulan Ramadhan, dia akan memperoleh pandangan rahmah dari Allah, dan tidak ada seorang perempuan yang mengharapkan ridha suaminya di bulan Ramadhan kecuali baginya pahala siti Maryam dan siti Asiyah. Dan barang siapa memenuhi hajat saudaranya di bulan Ramadhan, maka Allah akan memenuhi seribu hajatnya di hari Kiamat”
Dari Abu Hurairah r.a. bahwasannya ia berkata : Rasullullah alaihissholatu wassalam bersabda yang artinya :
“Barang siapa menyinari masjid dari masjid-masjid Allah Ta’ala pada bulan Ramadhan, maka baginya cahaya pada kuburnya, dan dicatat baginya pahala orang yang sholat di masjid tersebut, dan para Malaikat berdoa baginya, Malaikat pembawa Arsy memintakan ampun baginya selama lampu tersebut berada di masjid” ----semua itu diambil/difaidahkan dari Durrotun Nasihin.
Syaikh Abdur Rahman As Shufury As Syafi’i dalam Nuzhatul Majalis berkata yg artinya: Ramadhan terdiri dari lima huruf, Adapun huruf Ro’ adalah Ridwan(Ridho) Allah untuk muqorrobin (orang2 yang mendekatkan diri), Huruf mim adalah Maghfiroh (ampunan) Allah untuk orang-orang yang durhaka, Alif adalah kedekatan Allah kepada orang2 yang berpasrah diri, dan Nun pemberian Allah kepada para hambaNya yang benar/Siddiq, dan dikatakan : Jibril keselamatan bagi penghuni langit, Muhammad keselamatan bagi penghuni bumi, dan Ramadhan keselamatan untuk umatnya. Dan disebut dengan “Ramadhan” karena dapat menghapus dosa yakni membakar dosa, diambil dari kata “Ar Ramdla” artinya ialah Panas yang sangat.
Dan Imam Ghozali berkata dalam Ihya’ Ulumuddin artinya : sesungguhnya puasa adalah seperempat Iman, berdasarkan sabda Rasulullah Sallalahu alaihi wasallam artinya : “Puasa adalah setengah kesabaran” dan berdasarkan sabda Rasullullah s.a.w. artinya : “Kesabaran adalah setengah iman”. Kemudian puasa berbeda sebab Allah menghususkannya diantara seluruh rukun Islam, ketika Allah Ta’ala berfirman dalam suatu cerita yang diceritakan Nabi-Nya s.a.w. artinya : “ setiap kebaikan itu mendapat sepuluh balasan sampai tujuh ratus kali lipat, kecuali puasa maka ia untuk-Ku, dan Aku akan membalasnya”. Dan Allah Ta’ala berfirman “sesungguhnya orang-orang yang sabar akan terpenuhi balasan/pahala mereka tanpa terhitung” . apalagi mengetahui keutamaan puasa, sabda Rasul s.a.w. artinya : “Demi Dzat yang aku berada dalam kekuasaannya, bau mulut seseorang yang berpuasa lebih harum disisi Allah dari pada minyak misik, Allah Azza wa Jalla berfirman : “Andaikan ia tahu bahwa syahwatnya, makannya, dan minumnya karena Aku, maka puasa untukKu, dan Aku akan membalasnya”. Dan Nabi s.a.w bersabda artinya : “Surga mempunyai sebuah pintu yang di sebut Royyan, seseorang tidak akan masuk ke dalamnya kecuali orang2 yang berpuasa, dan dia dijanjikan untuk bertemu Allah Ta’ala dihari pembalasannya”. Dan Rasulullah s.a.w. bersabda : “setiap sesuatu mempunyai pintu, pintu ibadah adalah puasa”. Dan Rasul s.a.w bersabda : “tidurnya orang yang berpuasa adalah ibadah” telah selesailah perkataan Imam Ghozali r.a.
Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. bahwasannya ia berkata artinya: rasullullah s.a.w telah bersabda : “Barang siapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan ikhlas, maka diampuni dosanya yang telah lalu”.
Dan dari Ibn Abbas dari Nabi s.a.w. bahwasannya beliau bersabda : “apabila awal bulan ramadhan tiba, maka angin bertiup dari bawah Arys yang disebut dengan “Al Matsirah”, dan daun pohon2 syurga bergetar, terdengar dari gemanya yang tidak pernah para pendengarnya mendengar yang lebih indah dari itu, dan para Bidadari melihatnya dan berdoa : “Ya Allah jadikanlah untuk kami dalam bulan ini seorang suami dari hambaMu”. Dan tidak ada dari hamba Allah yang berpuasa kecuali Allah memberikan seorang isteri dari para Bidadari tersebut dalam sebuah tenda, seperti dalam firmanNya (Al Qur’an) : “حور مقصورات في الخيام “ . dan pada setiap bidadari terdapat 70 pakaian yang tidak hanya mempunyai satu warna (bermacam-macam) , dan bagi setiap perempuan terdapat ranjang yang terbuat dari ya’qut berwarna merah yang ditenun di sebuah negeri, dan pada setiap ranjang terdapat 70 alas dan 70 hidangan dari berbagai macam makanan. Semua itu untuk orang yang melaksanakan ibadah Puasa Ramadhan yang hanya mengerjakan perbuatan baik...
.
dari Anas ibn Malik ra dari Nabi saw beliau bersabda : Barang siapa menghadiri majelis ilmu di bulan Ramadhan Allah Ta'ala mencatat baginya untuk setiap langkah kaki seperti beribadah setahun dan ia berada bersamaku di bawah arsy,
barang siapa melanggengkan berjamaah sholat di bulan ramadhan, Allah Ta'ala akan memberikan untuk setiap rakaat satu kota yang dipenuhi nikmat2 Allah Ta'ala,
barang siapa berbuat baik kepada kedua orang tua di bulan ramadhan ia akan memperoleh memandang Allah Ta'ala dg rahmah, dan aku penanggung baginya di surga,
dan tiada seseorang perempuan yang mencari keridhaan suaminya di ramadhan kecuali baginya pahala siti maryam dan siti asiyah,
barang siapa menunaikan hajat saudaranya yang muslim di bulan ramadhan, Allah Ta'ala akan menunaikan seribu hajatnya di hari kiamat
dari Abu Hurairah ra dia berkata : Rasulullah saw bersabda : barang siapa memberi lampu/ menerangi salah satu masjid masjid Allah Ta'ala di bulan Ramadhan maka baginya cahaya di kuburnya, dicatat baginya pahala orang2 yang sholat di dalamnya, para malaikat mendoakannya, dan malaikat pembawa arsy memintakaan ampun baginya selagi lampu itu berada di masjid
(Dakhirotul Abidin-Durrotun Nasihin)
wallahu a'lam .
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar