Senin, 29 Juli 2013
KAPAN NUZULUL QURAN?
Terjadi perbedaan pendapat mengenai kapan Al- Quran diturunkan. Ada yang mengatakan pada tanggal 17 Ramadhan, ada yang mengatakan tanggal 24 ada yang mengatakan tanggal 25, ada yang mengatakan tanggal 18, dan ada pula yang mengatakan tanggal 19 Ramadhan.
Ulama yang berpendapat bahwa Al-Quran diturunkan pada tanggal 17 Ramadhan adalah berdasarkan QS 8 (Al-Anfal) : 41
….وَمَا أَنزَلْنَا عَلَى عَبْدِنَا يَوْمَ الْفُرْقَانِ يَوْمَ الْتَقَى الْجَمْعَانِ……
“…..apa yang kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) dihari Furqaan, yaitu dihari bertemunya dua pasukan…”.
Keterangan:
"Furqaan" ialah pemisah antara yang haq dan yang batil. Yang dimaksud dengan hari Al-Furqaan ialah hari jelasnya kemenangan orang Islam dan kekalahan orang kafir, yaitu hari bertemunya dua pasukan di peperangan Badar, pada hari Jumat tanggal 17 Ramadhan tahun kedua Hijrah.
Sebagian Mufassirin berpendapat bahwa ayat ini mengisyaratkan pada hari permulaan turunnya al Quranul Kariem pada malam 17 Ramadhan.
(Al-Quran dan Terjemahannya, Kemenag RI halaman 267)
Imam Thabari dalam tafsirnya (13/562 / 6/248) meriwayatkan sebagai berikut:
حَدَّثَنَا ابْنُ حُمَيْدٍ قَالَ، حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ وَاضِحٍ قَالَ، حَدَّثَنِيْ يَحْيَى بْنُ يَعْقُوْبَ أَبُوْ طَالِبٍ، عَنْ أَبِيْ عَوْنٍ مُحَمَّدِ بْنِ عُبَيْدِ اللهِ الثَّقَفِيِّ، عَنْ أَبِيْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ السُّلَمِيِّ، عَبْدِ اللهِ بْنِ حَبِيْبٍ قَالَ: قَالَ الْحَسَنُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ أَبِيْ طَالِبٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ: كَانَتْ لَيْلَةُ "الْفُرْقَانِ يَوْمَ الْتَقَى الْجَمْعَانِ"، لِسَبْعَ عَشْرَةَ مِنْ شَهْرِ رَمَضَانَ
Telah menceritakan kepada kami Ibnu Humaid, berkata: telah menceritakan kepada kami Yahya bin Wadhih, berkata: telah menceritakan kepada saya Yahya bin Ya’qub Abu Thalib, dari Abu ‘Aun Muhammad bin Ubaidillah Atstsaqafi, dari Abu Abdirrahman Assulami Abdullah bin Habib, berkata:
Al Hasan bin Ali bin Abi Thalib raadhiyallaahu ‘anhu- berkata: “Adalah malam Furqaan hari bertemunya dua pasukan pada tanggal 17 bulan Ramadhan.”
Al Hafidh Ibnu Katsir dalam kitab Al Bidayah wa An Nihayah (3/11) meriwayatkan sebagai berikut :
وَرَوَى الْوَاقِدِيُّ بِسَنَدِهِ عَنْ أَبِيْ جَعْفَرِ الْبَاقِرِ أَنَّهُ قَالَ: كَانَ ابْتِدَاءُ الْوَحْيِ إِلَى رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْاِثْنَيْنِ، لِسَبْعَ عَشْرَةَ لَيْلَةً خَلَتْ مِنْ رَمَضَانَ وَقِيْلَ فِي الرَّابِعِ وَالْعِشْرِيْنَ مِنْهُ
Al Waqidi meriwayatkan dengan sanaadnya dari Abi Ja'far al Baqir, beliau berkata: “Adalah permulaan wahyu kepada Rasulullah –shallaahu ‘alaihi wasallam- pada hari Senin 17 Ramadhan, WA QIILA 24 Ramadhan .”
Ulama yang berpendapat bahwa Al-Quran diturunkan pada tanggal 24 Ramadhan adalah berdasarkan:
Dalam Kitab Al Bidayah Wannihayah Lil Hafzih Ibni Katsir juz III halaman 11:
قَالَ الْإِمَامُ أَحْمَدُ: حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيْدٍ مَوْلَى بَنِيْ هَاشِمٍ حَدَّثَنَا عِمْرَانُ أَبُو الْعَوَّامِ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي الْمَلِيْحِ عَنْ وَاثِلَةَ بْنِ الْأَسْقَعِ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أُنْزِلَتْ صُحُفُ إِبْرَاهِيْمَ فِي أَوَّلِ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ وَأُنْزِلَتْ التَّوْرَاةُ لِسِتٍّ مَضَيْنَ مِنْ رَمَضَانَ وَالْإِنْجِيْلُ لِثَلَاثَ عَشْرَةَ خَلَتْ مِنْ رَمَضَانَ وَأُنْزِلَ الْفُرْقَانُ لِأَرْبَعٍ وَعِشْرِيْنَ خَلَتْ مِنْ رَمَضَانَ
وَرَوَى ابْنُ مَرْدَوَيْهِ فِيْ تَفْسِيْرِهِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللهِ مَرْفُوْعًا نَحْوَهُ، وَلِهَذَا ذَهَبَ جَمَاعَةٌ مِنَ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ، إِلَى أَنَّ لَيْلَةَ الْقَدْرِ لَيْلَةُ أَرْبَعٍ وَعِشْرِيْنَ
Imam Ahmad berkata:
Telah menceritakan kepada kami Abu Sa’id Mawla Bani Hasyim, telah menceritakan kepada kami Imran Abul ‘Awwam, dari Qatadah, dari Abul Malih, dari Watsilah bin Al Asqa’, sesungguhnya Rasulullah –shallallaahu ‘alaihi wasallam- bersabda: “Shuhuf Ibrahim diturunkan pada awal malam Ramadhan. Taurat diturunkan pada 6 Ramadhan. Injil pada 13 Ramadhan. Al Furqan diturunkan pada 24 Ramadhan.”
Ibn Mardawaih berkata dalam tafsirnya dari Jabir bin Abdullah secara marfu’ seperti riwayat diatas. Oleh karena itu sejumlah dari shahabat dan tabi’in berpendapat bahwa Lailatul Qadar jatuh pada tanggal 24
Ulama yang berpendapat bahwa Al-Quran diturunkan pada tanggal 18 & 19
Syeikh 'Izzuddin 'Ali ibn al Atsiir dalam kitabnya "AL KAAMIL" (1/646) , beliau berkata:
وَكَانَ نُزُوْلُ الْوَحْيِ عَلَيْهِ يَوْمَ الْإِثْنَيْنِ بِلَا خِلَافٍ . وَاخْتَلَفُوْا فِيْ أَيِّ الْإِثْنَيْنِ كَانَ ذَلِكَ ، فَقَالَ أَبُو قِلَابَةَ الجَرْمِيُّ.: أَنْزَلَ اللهُ الْفُرْقَانَ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ لِثَمَانَ عَشْرَةَ لَيْلَةً خَلَتْ مِنْ رَمَضَانَ وَقَالَ آخَرُوْنَ كَانَ ذَلِكَ لِتِسْعَ عَشْرَةَ مَضَتْ مِنْ رَمَضَانَ
Adalah turunnya wahyu atas beliau (Rasulullah –shallallaahu ‘alaihi wasallam-) adalah pada hari Senin tanpa ada perbedaan. Mereka berbeda Senin kapan terjadinya hal itu. Abu Qilaabah Al jarmi berkata: Allah menurunkan Al-Furqan atas Nabi –shallallaahu ‘alaihi wasallam- pada 18 Ramadhan, yang lain berkata 19 Ramadhan.
Ulama yang berpendapat bahwa Al-Quran diturunkan pada tanggal 25 berdasarkan:
Dalam Kitab Syu’abil Iman Lil Baihaqi juz V halaman 263:
أَخْبَرَنَا أَبُو الْحَسَنِ عَلِيُّ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ عَبْدَانَ ، أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عُبَيْدٍ ، حَدَّثَنَا أَبُوْ مُسْلِمٍ إِبْرَاهِيْمُ بْنُ عَبْدِ اللهِ ، حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ رَجَاءٍ ، حَدَّثَنَا عِمْرَانُ ، عَنْ قَتَادَةَ ، عَنْ أَبِي الْمَلِيْحِ ، عَن وَاثِلَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : « أُنْزِلَتْ صُحُفُ إِبْرَاهِيْمَ أَوَّلَ لَيْلَةٍ مِنْ شَهْرِ رَمَضَانَ ، وَأُنْزِلَتِ التَّوْرَاةُ لِسِتٍّ مَضَيْنَ مِنْ شَهْرِ رَمَضَانَ وَأُنْزِلَ الْإِنْجِيْلُ لِثَلَاثَ عَشْرَةَ خَلَتْ مِنْ شَهْرِ رَمَضَانَ ، وَأُنْزِلَ الزَّبُوْرُ لِثَمَانِيَ عَشْرَةَ خَلَتْ مِنْ رَمَضَانَ وَأُنْزِلَ الْقُرْآنُ لِأَرْبَعٍ وَعِشْرِيْنَ مَضَتْ مِنْ رَمَضَانَ » قَالَ الْحَلِيْمِيُّ رَحِمَهُ اللهُ : « يُرِيْدُ بِهِ لَيْلَةُ خَمْسٍ وَعِشْرِيْنَ
Telah menkhabarkan kepada kami Abul Hasan Ali bin Ahmad bin Abdan, telah mengkhabarkan kepada kamio Ahmad bin Ubaid, telah menceritakan kepada kami Abu Muslim Ibrahim bin Abdullah, telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Raja`, telah menceritaan kepada kami Imran, dari Qatadah, dari Abul Malih, , sesungguhnya Nabi -shallallaahu ‘alaihi wasallam- bersabda: “Shuhuf Ibrahim diturunkan pada awal malam Ramadhan. Taurat diturunkan pada 6 Ramadhan. Injil pada 13 Ramadhan. Al-Quran diturunkan pada 24 yang lewat dari bulan Ramadhan.”
Al-Halimi rahimahullah berkata: “Maksudnya malam 25.”
Wallaahu A’lam
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar